| Pelatihan Local and Urban Governance di Indonesia |
|
|
|
| Friday, 12 June 2009 | |
|
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku pembangunan daerah dalam upaya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan baik di tingkat lokal maupun global, URDI kembali melaksanakan pelatihan internasional tentang ”Local and Urban Governance in Indonesia” pada tanggal 17-31 Mei 2009 di Jakarta dan Bandung. Pelatihan ini merupakan rangkaian pelatihan dan studi banding delegasi pemerintah Afghanistan di 6 (enam) negara Asia yaitu: India, Filipina, Sri Lanka, Malaysia, Indonesia dan Thailand yang dilakukan atas kerjasama antara the Network of Local Government Training and Research Institutes in Asia and the Pacific (LOGOTRI) dan United Nations Development Program (UNDP) Afghanistan.
Pelatihan di Indonesia diikuti oleh 14 delegasi yang terdiri dari aparat walikota/bupati dan anggota legistaltif pemerintah daerah, satu orang staf pengawasan dan evaluasi IDLG serta dua orang delegasi UNDP Afghanistan. Dalam pelatihan ini para peserta memperoleh pengetahuan tentang konsep dan praktek desentralisasi dan otonomi daerah, integrasi perencanaan dan penganggaran, pembangunan perkotaan, penyediaan pelayanan publik, partisipasi masyarakat dan perencanaan pada tingkat akar rumput serta proses penyusunan kebijakan di tingkat pusat dan daerah di Indonesia. Selain itu, didiskusikan juga mengenai peranan pemangku kepentingan lainnya, khususnya sektor swasta dan lembaga non pemerintah, dalam upaya meningkatkan efektifitas pembangunan. Untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pelaksanaan desentralisasi di Indonesia, peserta pelatihan melakukan kunjungan dan diskusi dengan Bappeda Provinsi Jawa Barat tentang Perencanaan Strategis dan diskusi tentang reformasi birokrasi dengan Pemerintah Kota Bandung. Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan ke kantor Pelayanan Perijinan Satu Atap Kota Cimahi yang merupakan salah satu contoh inovasi pemerintah kota untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan lainnya yang menunjang pelatihan adalah mengunjungi Kelurahan Rawajati, yaitu satu kawasan binaan URDI. Di Rawajati ini peserta dapat mempelajari bentuk kemitraan antara pemerintah-LSM-masyarakat terutama dalam pengelolaan lingkungan. Pelaksanaan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan sistem pemerintahan di Republik Islam Afghanistan dari sistem sentralisasi menuju desentralisasi. Dengan demikian rangkaian pelatihan ini diharapkan akan memberikan masukan bagi delegasi Afghanistan untuk menyiapkan peraturan perundangan tentang desentralisasi serta meningkatkan kemampuan pemerintah khususnya di tingkat lokal agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pada akhirnya pelatihan yang dilakukan di Indonesia maupun rangkaian pelatihan yang dilakukan di 5 (lima) negara lainnya diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga bagi penyusunan draft rancangan undang-undang desentralisasi Republik Afghanistan. Selain itu, pelatihan ini diharapkan juga dapat meningkatkan kemampun mereka dalam hal pengelolaan pemerintahan terutama untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. |
| < Prev | Next > |
|---|















